Era Baru BPJS Kesehatan

Berbicara tentang BPJS Kesehatan tentu tidak luput dari yang namanya pelayanan publik. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) istilah pelayanan publik memiliki arti proses, cara perbuatan melayani orang banyak (umum). Sebagai salah satu instrumen pelayanan publik, BPJS Kesehatan merupakan badan hukum publik yang menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan Nasional. Pelayanan publik yang dilakukan oleh BPJS kesehatan sangat beraneka ragam mulai dari layanan administrasi, layanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan rumah sakit, hingga layanan informasi dan pengaduan peserta JKN-KIS. 

Logo BPJS Kesehatan

Istilah pelayanan publik juga tidak bisa lepas dari kepuasan publik. Kepuasan publik merupakan tujuan dari setiap pelayanan kepada publik termasuk dalam hal ini adalah BPJS Kesehatan. Setiap pelayanan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan harus berorientasi pada kepuasan publik. Pelayanan yang diberikan tidak boleh lama, harus praktis, dan tentunya mengikuti perkembangan jaman. 

Suasana Antrian di Kantor BPJS Kesehatan
Sumber: Tribunnews

Pelayanan yang diberikan BPJS Kesehatan beberapa tahun yang lalu bisa dibilang sangat berbelit-belit dan tidak berorientasi kepuasan publik. Hal tersebut penulis rasakan sendiri ketika melakukan pendaftaran kepesertaan dan pergantian fasilitas kesehatan. Proses pendaftaran yang harus datang ke kantor BPJS dan mengisi formulir dan fotocopy kelengkapan berkas belum lagi harus antri berjam-jam. Bahkan saking tidak maunya repot untuk mengantri penulis bahkan menyewa jasa calo yang ada pada saat itu untuk menguruskan berkas pendaftaran. Lebih lanjut, pengalaman serupa juga penulis dapatkan ketika harus melakukan pergantian fasilitas kesehatan karena harus tinggal di kota yang berbeda. Pelayanan yang memaksa kita harus datang ke kantor BPJS, antri yang sangat lama, bahkan kantor BPJS tersebut penuh sesak dengan masyarakat yang lain.

Namun sebagai instansi yang bergerak pada pelayanan publik, BPJS Kesehatan hari demi hari selalu meningkatkan pelayanan yang diberikan sehingga berorientasi pada kepuasan publik. Berbagai macam inovasi juga terus dikembangkan guna menunjang pelayanan yang diberikan sebagai contohnya adalah digitalisasi pelayanan BPJS Kesehatan. Belum lagi jika kita melihat keadaan dunia saat ini dimana efek dari pandemi Covid-19 membatasi pergerakan setiap orang dane menuntut untuk lebih berinteraksi secara online. Sehingga pemberian pelayanan secara digital dan online merupakan syarat wajib yang harus dimiliki oleh setiap instansi pelayanan publik. Hingga kini BPJS Kesehatan telah mampu menjawab tuntutan dan tantangan tersebut dengan aplikasi Mobile JKN dan e-prescribing BPJS Kesehatan.


Mobile JKN

Sumber: Website BPJS Kesehatan

Aplikasi Mobile JKN merupakan aplikasi sapu jagat milik BPJS Kesehatan. Dengan dibuatnya aplikasi ini juga merupakan solusi atas masalah yang dulu pernah penulis alami. Berbagai macam pelayanan administrasi yang dulu harus datang ke kantor BPJS, mengisi formulir maupun kelengkapan berkas, sangat lama dan harus antri berjam-jam kini semuanya ada dalam genggaman kita. Kita hanya perlu mengunduh aplikasi Mobile JKN di playstore dan berbagai macam kemudahan pelayanan akan kita dapatkan. Pelayanan seperti pendaftaran peserta, pergantian faskes, sistem antrian online, rujukan online, pendaftaran fasilitas kesehatan (FKTP) online, bahkan hingga pengaduan online semua ada di aplikasi Mobile JKN. Berikut adalah kemudahan yang dapat kita terima dengan adanya aplikasi Mobile JKN:

  1. Kemudahan pendaftaran dan perubahan data
  2. Kemudahan akses informasi dan data peserta dan keluarga
  3. Kemudahan akses informasi tagihan dan pembayaran iuran
  4. Kemudahan mendapatkan pelayanan di FasKes
  5. Kemudahan pengaduan dan customer service


e-prescribing BPJS

Aplikasi e-prescribing BPJS merupakan inovasi pelayanan digital yang baru dikembangkan oleh BPJS Kesehatan di akhir tahun 2020. Aplikasi e-prescribing BPJS integrasi antara Aplikasi Apotek Online BPJS Kesehatan dengan Sistem Informasi Manajemen Instalasi Farmasi Rumah Sakit atau Apotek mitra berbasis web service. Dengan adanya sistem apotek terintegrasi ini manfaat bagi Apotek dan IFRS adalah simplikasi proses pengentrian klaim obat luar paket, meningkatkan akurasi pengentrian data klaim apotek, efisiensi sumber daya manusia (SDM) dan waktu, serta percepatan penagihan klaim obat luar paket.

Kedua aplikasi diatas merupakan contoh nyata dari inovasi digital BPJS Kesehatan yang saat ini ada dan terus dikembangkan guna meningkatkan pelayanan publik yang diberikan hingga mencapai tujuan yaitu kepuasan publik. Namun inovasi yang dilakukan tidak serta merta berhenti disitu saja, BPJS Kesehatan terus melakukan upaya-upaya untuk mencapai #DigitalisasiBPJSKesehatan.

Era Baru BPJS Kesehatan Era Baru BPJS Kesehatan Reviewed by Si Panjoel on Maret 07, 2021 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.